Rabu, 29 Juni 2016

Kamera DSLR Untuk Fotografer Pemula.

Canon 1200D


Nikon D3200


Artikel ini terinspirasi dari inbox teman melalui FB, yang menanyakan kamera merek apakah yang bagus untuk pemula yang ingin meningkatkan diri menjadi fotografer serius menuju profesional, Nikon atau Canon?

Saya telah menjawab pertanyaannya, tapi ada baiknya juga kalau hal itu saya share di sini. Sebab mungkin masih ada teman-teman pemula lain yang punya keinginan yang sama, ingin beralih menjadi fotografer yang tidak hanya sekadar hobby tapi ingin meningkatkan diri dan menjadikan fotografi sebagai sumber mata pencaharian.

Diantara dua penanya yang bertanya melalui inbox, yang pertama lebih dulu menanyakan masalah harga, sementara penanya kedua langsung pada peralatan atau kameranya. Dan sepertinya keduanya sudah mengetahui bahwa dua merek yang dominan untuk Indonesia adalah kedua merek yang mereka sebutkan diatas tadi, maka saya menyerahkan kepada mereka yang mana menjadi pilihannya.

Kenapa saya menyerahkan pilihan diantara dua merek itu kepada kedua teman tersebut? Ini disebabkan kedua merek itu telah mempunyai branding yang kuat dikalangan fotografer Indonesia. Malah ada diantara fotografer profesional itu yang fanatik terhadap salah satu merek tersebut yang sering diistilahkan oleh para fotografer sebagai "agama" mereka masing-masing.

Bagi saya sendiri, Nikon atau Canon tidak jadi masalah. Karena saya menguasai kedua kamera tersebut dengan segala kelebihannya masing-masing.

Bagi para pemula yang ingin terjun sebagai fotografer profesional, saran saya adalah, untuk tahap awal belilah kamera entry level yang harganya sekitar 5 jutaan. Kenapa saya tidak menyarankan Anda untuk membeli kamera seharga 15 jutaan atau puluhan juta sekalian? Alasannya sederhana saja, karena fotografer pemula belum menguasai secara penuh fungsi-fungsi yang ada pada kamera mereka. Begitu juga, sebagai pemula mereka belum membutuhkan kamera dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang harganya mahal. Sementara dengan kamera type entry level ini, mereka juga sudah bisa menghasilkan foto yang bagus. Ibaratnya orang belajar mengemudi mobil, untuk belajar mereka cukup memakai mobil Kijang, karena andai nanti terjadi senggolan atau tabrakan biaya perbaikannya tidak begitu mahal. Atau misalnya orang mau beli mobil untuk mengantar anak ke sekolah yang jaraknya dari rumah hanya 1 km, cukup juga beli mobil Avanza, nggak perlu beli Mercedez Benz seri terbaru, biar tidak mubazir dan dengan biaya operasional yang tinggi..

Dengan berjalannya waktu, kemampuan dan penguasaan terhadap kamera sudah semakin dalam, begitu juga proyek yang harus dikerjakan juga sudah membutuhkan kamera yang berkemampuan lebih hebat. Maka sudah saatnya Anda membeli kamera kedua yang lebih canggih. Sebab kamera digital saat ini, berbeda dengan kamera konvensional yang memakai film. Kamera digital lebih rentan terhadap kerusakan. Kerusakan yang paling sering terjadi adalah karena sering terbentur saat dipakai atau dalam keadaan sering mondar mandir melaksanakan pemotretan dalam suatu acara.

Untuk fasilitas standar, kamera entry level inipun fasilitasnya sudah lebih dari cukup. Begitu juga hasilnya. Kalaupun dibandingkan dengan kamera high level untuk pemotretan objek yang sama, maka hasil kedua kamera itupun sama bagusnya. Jadi bila Anda fotografer pemula dan ingin membeli kamera pertama Anda, tidak usah khawatir untuk memberli kamera entry level untuk mengabadikan acara yang telah Anda terima ordernya.

Selamat menikmati kamera baru Anda.


2 komentar:

  1. Kalau Nikon D5200 termasuk apa Pak Dian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Spesifikasi D5200 lebih tinggi dari D3200, dengan sendirinya harganya lebih mahal.

      Terimakasih telah singgah Levina

      Salam

      Hapus